Pekanbaru, - Dua anggota Tim Ekspedisi NKRI 2013 Koridor Sulawesi Subkorwil Kabupaten Banggai dilaporkan hilang sejak Senin (1/4). Mereka akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak beryawa pada Selasa (2/4).

Kedua korban bernama Serda Iswadin dan Pratu Zulfikri Amizam ditemukan tersangkut bebatuan yang ada di aliran sungai di Desa Doda, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Serda Iswadin akan dikirim ke daerah asalnya Yogyakarta. Sementara Pratu Zulfikri akan kembali ke Pekanbaru.

Jenazah Zulfikri tiba di Pekanbaru dengan pesawat penerbangan komersil di bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru pada pukul 21.00 WIB. Dari bandara, jenazah disemayamkan di Markas Paskhas, Pekanbaru.

Tiba di markas Paskhas Pekanbaru, pihak keluarga yang sudah lama menunggu langsung menyambut dengan isak tangis. Jenazah Zulfikri rencananya akan dibawa ke kampung halamannya di Kota Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.

Zulfikri merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Pria kelahiran 21 Juli 1989 ini memiliki saudara kembar bernama Zulfahmi. Saat melihat saudara kembarnya tiba di markas Paskhas Pekanbaru, Zulfahmi terus menangis.

Menurut paman Zulfikri, Syamsul Bahri, pihaknya menerima kabar baru kemarin sore. Dia mendapat kabar yang menyebutkan bahwa keponakannya meninggal ekspedisi NKRI. Dalam ekspedisi tersebut, Zulfikri bersama beberapa rekannya dikabarkan terkena longsor.

"Almarhum sebenarnya sudah bebas dari longsoran tapi membantu korban lainnya. Namun ada langosoran susulan menimpa 2 prajurit, katanya ada dua prajurit tewas termasuk dia, satu lagi dikabarkan dalam kondiri kritis, itu kondisi yang kami dapat ketika diberitahukan dari batalionnya," papar Syamsul Bahri kepada detikcom.

Jenazah Zulfikri akan diterbangkan ke Bengkalis pada pukul 00.00 WIB. Orang tua Zulfikri menunggu di Bengkalis.

Untuk diketahui, Tim Ekspedisi NKRI 2013 Koridor Sulawesi Subkorwil Kabupaten Banggai, sudah melakukan penjelajahan sejak pertengahan Maret 2013. Tim ekspedisi itu beranggotakan sekitar 50 orang yang terdiri dari pasukan TNI, Polri, mahasiswa, dan masyarakat.

Di Sulawesi Tengah sendiri terdapat dua tim ekspedisi NKRI yang bertugas di Kabupaten Banggai dan Kabupaten Sigi yang akan bertugas selama empat bulan.

Serda Iswadin dan Pratu Zulkifikri Amizam ditemukan sekitar pukul 12.30 WITA tersangkut bebatuan yang ada di aliran sungai di Desa Doda, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Kedua korban dan sejumlah rekannya sebelumnya menjalankan penjelajahan di sekitar Sungai Balingara yang saat itu memiliki aliran deras karena beberapa saat sebelumnya diguyur hujan.
Sumber

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...