Organisasi Masyarakat Harakah Sunniyyah untuk Masyarakat Islam (HASMI) berencana akan mendatangi Markas Besar Polri untuk mengklarifikasi kaitan nama Hasmi dalam penangkapan 11 teroris yang dilakukan Sabtu kemarin (27/10/2012).

"Besok Senin, kami seluruh pengurus HASMI akan mendatangi Mabes Polri. Kami akan menyampaikan klarifikasi penyebutan nama Hasmi dalam penangkapan terduga teroris di sejumlah kota kemarin," kata Syaifudin, juru bicara HASMI di Bogor, Minggu (28/10/2012).

Syaifudin mengatakan, organisasi HASMI yang ada di Bogor tidaklah sama dengan HASMI yang disebutkan oleh Mabes Polri. Ia menyebutkan, dari segi penyebutan namanya, HASMI yang disebutkan oleh Mabes Polri adalah Harakah Suni untuk Masyarakat Indonesia.

"Sementara organisasi kami adalah Harakah Sunniyyah untuk Masyarakat Islam. Bukan untuk Masyarakat Indonesia," katanya.

Selain itu, lanjut Syaifudin, HASMI merupakan organisasi masyarakat yang telah terdaftar di Ditjen Kesbangpol Kemendagri dengan nomor registrasi 01-00-00/0064/6:III:IV/III/2012.

Secara nasional, lanjut Syaifudin, HASMI terdaftar 2012, namun organisasi yang memiliki anggota sekitar 10.000 dan berpusat di Cimanglid, Kabupaten Bogor ini telah terbentuk dan berdiri pada tahun 2005.

Organisasi HASMI bergerak dalam bidang dakwah, sosial dan pendidikan umum serta formal. HASMI juga pernah membuat gerakan mendukung Peraturan Daerah nomor 12 tahun 2009 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) serta pernah ikut berjuang bersama FORKAMI dalam persilisihan GKI Yasmin. Sumber

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...