Kehadiran Wahdah Islamiyah (WI) di Kota Kendari dan seluruh wilayah Sultra mendapat apresiasi yang sangat baik dari pemerintah Kota Kendari. Hal ini diungkapkan langsung oleh Walikota Kendari, Dr. Ir. H. Asrun, M.Eng.Sc dalam sambutannya pada saat pembukaan acara Musyawarah Wilayah (Muswil) I DPW WI Sultra yang berlangsung pada Hari Ahad 20 Rajab 1433 H 10 Juni 2012 di Hotel Kubra Kendari.

Hal senada juga disampaikan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Bapak H. Nur Alam, SE. Dalam sambutan Gubernur Sultra yang disampaikan oleh Asisten II Pemprov, beliau memberikan apresiasi dan dukungan yang besar terhadap perkembangan Ormas WI dan mengharapkan peningkatan sinergitas WI dengan program pemerintah seperti penyuksesan Program Bahteramas yg merupakan paket program peningkatan kesejahteraan masyarakat Sultra.

Gubernur Sulawesi Tenggara menegaskan akan keprihatinannya perihal kemunculan berbagai paham sesat dan menyimpang termasuk ajaran-ajaran liberal yang mencoba menafsirkan Al Qur'an sesuai pemikiran mereka. Di samping itu, Pemerintah Sultra terinspirasi untuk mengembangkan Bank Syariah Bahteramas untuk memberikan pembiayaan syar'I agar masyarakat Islam termasuk para kader Wahdah Islamiyah yang tersebar di daerah-daerah dapat memanfaatkannya. Beliau maklum karena memang Bank Bahteramas yang telah berdiri di hampir seluruh kabupaten/kota di Sultra saat ini pengelolaannya masih konvensional.

Pembukaan Muswil I WI Sultra dihadiri oleh lebih dari 800 orang partisipan yang terdiri dari unsur pengurus DPD-DPD WI di wilayah Sultra, para kader dan simpatisan WI di Kendari, beberapa ormas Islam seperti Muhammadiyah dan MUI Sultra, serta tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kendari, termasuk Gubernur Sultra yang terpaksa diwakilkan kepada asistennya karena mendadak harus ke Jakarta, dan juga Walikota Kendari serta salah seorang anggota DPRD Kab. Konawe Selatan, Bapak Abdul Malik.

Acara yang bertemakan Peran Wahdah Islamiyah dalam Membangun Masyarakat Sultra yang Beradab dan Bermartabat ini dimulai dengan Seminar Islam dengan tajuk Menuju Masyarakat Sultra yang Beradab dan Bermartabat. Seminar ini dipimpin oleh Ustadz Ambo Sakka, SKM.,MARS. sebagai moderator dan menghadirkan dua orang pembicara, yakni Rektor Univ. Muhammadiyah Kendari Bapak Ust. Dr. H. Rivai Nur, M.Hum dengan materi Pilar-Pilar Membangun Masyarakat Sultra yang Beradab dan Bermartabat, dan Pembicara Kedua Dari Makassar, Ketua Bidang II DPP Wahdah Islamiyah Ustadz H.Muhammad Yani Abdul Karim, Lc.,MA. dengan materi Peran Dakwah dalam Membangun Masyarakat Sultra yang Beradab dan Bermartabat. Adapun yang menjadi penanggap adalah Bapak Ust. Dr.Mukrin, MA. dari Divisi Dakwah MUI Sultra.

Wahdah Islamiyah, Berpegang Teguh Pada Syariat dan Tidak Meninggalkan Budaya Indonesia
Musyawarah Wilayah WI Sultra merupakan Muswil keempat untuk jajaran pengurus wilayah WI se Indonesia setelah DPW WI Gorontalo, DPW WI Kalimantan Timur dan DPW WI Sulawesi Selatan terbentuk.

Muswil kali ini dihadiri langsung oleh Pimpinan Umum sekaligus Ketua Umum DPP WI Ustadz KH. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc.,MA. Turut mendampingi Ketua Umum, Asisten Ketua Umum yang juga Kepala Kamtor Perwakilan Ketua Umum (KPKU) yang berkedudukan di Jakarta Ustadz Drs. H. Umar Shaleh. Kehadiran Ketua Umum membawa kegembiraan tersendiri bagi seluruh panitia dan peserta Muswil, setelah sebelumnya melalui beberapa kendala yang cukup dramatis. Ketua Umum meberikan sambutan pada acara pembukaan dan juga menutup Muswil I WI Sultra.

Dalam sambutannya pada acara pembukaan, Ketua Umum memberikan apresiasi yang besar kepada seluruh pengurus DPD WI se-Sultra terutama DPD WI Kendari sebagai penyelenggara atas sukses dan lancarnya kegiatan Muswil I WI Sultra. Selain itu, beliau juga menyampaikan apresiasi secara khusus atas penampilan Perguruan Silat Perisai Badar Kendari yang dimotori oleh Ustadz Silas dengan atraksi yang sangat apik dan berkesan pada acara pembukaan ini.

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa Wahdah Islamiyah adalah ormas yang para kadernya senantiasa berusaha menjunjung dan mengamalkan Syariat Islam sesuai dengan tuntunan orang-orang shaleh terdahulu dan sekaligus juga tidak meninggalkan nilai budaya Indonesia yang baik dan tidak bertentangan dengan syariat Islam. Hal ini semakin menegaskan inklusifitas gerakan dakwah Wahdah Islamiyah sehingga dalam jangka waktu yang tidak begitu lama, Ormas Wahdah Islamiyah sudah mulai diperhitungkan secara nasional.

Setelah melalui acara pra-Muswil pada Tanggal 19 Rajab 1433 H dan Muswil pada Tanggal 20 Rajab 1433 H yang diselenggarakan di dua tempat yakni Hotel Kubra Kendari dan Balai Pelatihan Transmigrasi Sultra, akhirnya Wahdah Islamiyah menetapkan Ustadz Ir. Muhammad Ikhwan Kapai sebagai Ketua DPW WI Sultra periode 1433-1438 H. Semoga kehadiran DPW WI Sultra semakin meningkatkan kinerja dakwah Wahdah Islamiyah dalam membangun masyarakat yang beradab dan bermartabat. (ask/*)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...