Coca-Cola Company dan PepsiCo Inc memilih untuk mengubah komposisi ramuan produk mereka daripada memenuhi kewajiban memasang peringatan kanker pada produknya.


Menurut keterangan kedua perusahaan, lansir Reuters (08/03/2012), perubahan yang mereka lakukan tidak akan terlihat nyata oleh konsumen.

Hari Jumat, kedua perusahaan minuman berkarbonasi itu meminta kepada suplier penyedia zat warna karamel mereka agar mengubah komposisi mereka, sehingga sesuai dengan pengurangan zat beracun dalam makanan di California.

"Konsumen tidak akan melihat jelas perbedaan pada produk kami dan tidak perlu khawatir akan bahaya terhadap kesehatan," kata jurubicara PepsiCo Gina Anderson dalam pernyataannya.

Sementara Ben Sheidler, jurubicara Coca-Cola Co mengatakan bahwa modifikasi dalam pembuatan produk mereka, tidak akan berpengaruh pada formula, warna dan rasa Coca-Cola. Kedua perusahaan mengatakan, pengurangan pemakaian 4-MI (4-methyldimidazole) yang dapat menyebabkan kanker pada produk mereka akan dimulai di California.

Dan seiring dengan waktu, akan merambah pada produk mereka yang dipasarkan di tempat lain. Awal pekan ini, Center for Science in the Public Interest (CSPI), sebuah kelompok pengawas di Amerika Serikat, mengatakan bahwa mereka mendapati tingkat kimia tidak aman di dalam kemasan kaleng Coca-Cola, Pepsi-Cola, Dr Pepper, serta 365 Cola dari Whole Foods Market Inc.

Berdasarkan peraturan di California, perusahaan harus memberitahu konsumen jika terdapat zat beracun yang membahayakan kesehatan dalam produk mereka dan mencantumkan peringatan tersebut pada setiap kemasan produknya.*
Sumber

Label:
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...