Ribuan masyarakat mengular untuk mendapatkan tiket konser Lady Gaga. Ditengah kemiskinan yang melanda, ternyata masyarakat Indonesia masih bisa menghabiskan uang jutaan rupiah demi menyaksikan artis panas tampil di panggung Indonesia. Menanggapi, fenomena tersebut, Wasekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Ustadz Fahmi Salim menyatakan ini sebagai bukti hilangnya sensitifitas iman di masyarakat kita.


“Karena sensitifitas iman sudah hilang, maka yang terjadi adalah pengacuhan dan pengabaian kemiskinan di sekitarnya.” Tegasnya kepada Eramuslim.com, Selasa (13/3) Realitas sosial ini, sambungnya, telah terkungkung pada hilangnya adab.

Ketika faktor moral hilang di masyarakat, maka mereka tidak lagi menjadikan agama sebagai pijakan. “Itulah realitas sosial kita yang terjebak pada lingkaran immoralitas dan hilangnya abad. Individu dan masyarakat sudah tidak berpedoman lagi kepada nilai agama dan moralitas dalam membuat pilihan dan tindakan,” sambungnya.

Karenanya, MIUMI menyerukan agar konser bintang panas Lady Gaga dibatalkan sebab tidak sesuai dengan nilai Islam dan kultur relijius masyarakat Indonesia. “MIUMI menghimbau konser itu dibatalkan karena bertentangan dengan moralitas Islam yang universal dan relijiusitas bangsa Indonesia yang luhur," pungkasnya. (Pz) Sumber

Label:
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...