Malaysia pada Selasa kemarin (7/12) secara resmi meluncurkan saluran televisi Islam untuk menyebarkan agama Islam dan memberikan pendidikan keluarga yang didasarkan pada ajaran Islam.

Saluran TV Al-Hijrah juga akan membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat Malaysia dalam industri kreatif, menurut Wan Muhammad Syekh Abdul Aziz, kepala negara Departemen Pembangunan Islam (JAKIM), yang akan mengoperasikan saluran televisi tersebut.

Saluran TV, yang telah memulai penyiaran sejak awal bulan lalu, menampilkan fitur program tentang wacana agama pada kehidupan keluarga, talk show kesehatan serta kartun anak-anak berdasarkan ajaran Islam, menurut laporan situs TV Al-Hijrah.

"JAKIM berharap bahwa melalui kerjasama dari para pendakwah dan aktivis seni, stasiun televisi ini akan muncul sebagai stasiun propagasi Islam di kawasan ini," kata Wan Mohammad kepada media pemerintah Senin malam.

Saluran televisi ini secara resmi diluncurkan oleh Perdana Menteri Najib Razak pada peringatan Tahun Baru Hijriah Selasa kemarin (7/12), hari pertama dalam kalender Islam.

"Para operator stasiun dan produsen tidak dapat mengasumsikan bahwa hanya Barat yang mampu menunjukkan kualitas siaran TV yang bagus dan harus menjadi patokan bagi produksi program acara televisi," tambahnya.

Menteri yang bertanggung jawab atas urusan Islam, Jamil Khir Baharom mengatakan program TV Islam membuat hanya 10 sampai 18 persen dari program televisi lokal dan saluran televisi baru ini akan menarik bagi Muslim dan non-Muslim.

Sekitar 60 persen dari 28 juta penduduk Malaysia adalah etnis Muslim Melayu sementara minoritas lainnya adalah Cina dan India yang sebagian besar umat Buddha, Hindu atau Kristen. (fq/aby)
sumber:eramuslim

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...