Seorang ayah yang bernama Khaitsamah bin al- Harits dengan anaknya yaitu Sa’ad mengundi siapa di antara mereka berdua yang akan ikut dalam perang Badar kali ini. Kemudian undian keluar dengan nama Sa’ad. Serta merta ayahnya berkata kepada anaknya, "Wahai anakku, berikanlah giliran kali ini kepadaku."

Sang anak menjawab, "Wahai ayah,


sekiranya balasan dari berangkat menuju perang Badar ini bukan Surga tentu akan aku berikan kepada ayah." Kemudian Sa’adlah yang berangkat ke perang Badar dan ia terbunuh dalam peperangan ini.

Sementara ayahnya masih terus menerus menunggu-nunggu kesempatan dapat ikut peperangan demi menggapai Surga, maka cita-citanya terkabulkan pada peperangan Uhud. Dalam peperangan tersebut dia gugur. (Al-Ishabah 2/24.)

Sumber : 99 Kisah Orang Shalih
Adapted from: www.alsofwah.or.id

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...