Selasa, 9 Februari 2010 | 06:53 WIB

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Seorang insinyur ahli luar angkasa kelahiran China divonis hukuman penjara selama lebih dari 15 tahun setelah ia setelah dinyatakan bersalah menjual teknologi yang berkaitan dengan program pesawat ulang-alik AS ke China, Senin.

Greg Chung Dongfan (73) dinyatakan bersalah setelah mencuri rahasia perdagangan dari Boeing dan Rockwell selama tiga dekade di mana ia juga bekerja sebagai agen China.


Hakim Federal Cormac Carney memutuskan Chung akan dipenjara selama 188 bulan dalam sidang di Santa Ana, di luar Los Angeles. Dalam keputusannya Carney sempat menyisipkan pesan kepada pemerintah China agar tidak mengirim mata-mata ke Amerika.

Chung terbukti bersalah atas konspirasi melakukan spionase ekonomi. Ia didakwa dengan enam tuduhan spionase ekonomi yang menguntungkan negara asing, serta satu tuntutan bertindak sebagai agen RRC dan satu tuntutan membuat pernyataan palsu kepada FBI.

Siapa sebenarnya Chung ?

Ia adalah warga China yang mendapat naturalisasi sebagai warga negara Amerika Serikat. Chung bekerja di Rockwell dan Boeing pada bidang program pesawat ulang-alik. Ia pensiun dari perusahaan itu pada tahun 2002 dan ia kembali ke Boeing sebagai kontraktor pada tahun berikutnya sampai 2006.

Selama persidangan tahun lalu, Chung dituduh mencuri rahasia perdagangan Boeing terkait dengan pesawat ulang-alik dan roket Delta IV.

Menurut George Cardona, pengacara AS, kasus itu menunjukkan pentingnya melindungi AS dari upaya-upaya pencurian teknologi yang dikembangkan para ilmuwan. Apalagi hubungan AS dan China kini tengah memanas dari segi militer.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...